TENGGARONG –
Sejumlah komunitas seniman di Kukar dan Bandung Jawa Barat (Jabar) akan
menggelar konser musik amal pada Rabu (21/12) mendatang, pukul 19.00
Wita di Wadah Bahimung, Komplek Taman Budaya, Samarinda. Konser amal ini
digelar terkait runtuhnya Jembatan Mahakam II. Akan tampil seniman Pidi
Baiq dan kelompok musik The Panas Dalam Band dari Kota Bandung.
Penggagas konser amal ini, Nala Arung, mengatakan tujuan acara ini untuk mendorong kepedulian yang lebih besar kepada kalangan generasi muda Kaltim terhadap musibah yang menimpa korban tragedi jembatan Kartanegara.
“Seluruh hasil penjualan undangan acara ini Insya Allah akan disumbangkan sepenuhnya kepada keluarga korban melalui lembaga resmi pemerintah yang mengurusi masalah bantuan terkait musibah ini,” jelas Nala kepada Koran Kaltim.
Acara ini juga jelasnya akan dimeriahkan oleh penampilan beberapa seniman kreatif lintas genre, seperti Kapital, The Panas Dalam, Keroncong Lanjong, Unind Accoustic feat Anak Bumi.
Dikatakannya, sejumlah elemen masyarakat dan kepemudaan juga ikut mendukung acara ini di antaranya yang telah menyatakan keterlibatannya antara lain adalah KNPI Kukar, Pemuda Panca Marga (PPM) Kukar, Yayasan Seni Lanjong, Dewan Kesenian Kukar, Distorsi Rockaholicompany, Kelompok Sandiwara H (KSH). Bahkan dua kelompok supporter besar di Kaltim yaitu Mitman (suporter Mitra Kukar) dan Arema Kota Raja (suporter Arema Malang) juga mendukung penuh kegiatan ini.
“Acara ini terbuka bagi siapa saja. Penyelenggara mengharapkan kehadiran semua kalangan di Kaltim dapat menghadiri acara ini.
Sekaligus pula menunjukkan kepedulian terhadap sesama dengan cara memberikan sumbangan secara sukarela di acara ini nanti,” katanya.
Pidi Baiq dikenal sebagai seorang seniman, motivator kreatif serta penulis buku best seller serial Drunken Monster dan Kitab Al-Asbun (Manfaatul Ngawur) yang banyak diidolakan oleh kalangan remaja dan mahasiswa di Indonesia.
Ia juga adalah pendiri sekaligus menjabat sebagai Imam Besar Negara Kesatuan Republik The Panasdalam Serikat, sebuah komunitas kreatif yang berorientasi kepada penguatan jatidiri dan mental spiritual anak-anak muda Indonesia dengan cara-cara yang unik. Jaringan komunitas ini telah menyebar hampir ke seluruh pulau-pulau utama di Indonesia.
Sedangkan The Panasdalam Bank sendiri adalah merupakan sebuah kelompok musik unik yang didirikan pertama kali di Kampus ITB Bandung tahun 1995. Kelompok musik ini terkenal dengan lagu-lagunya yang kocak namun penuh filosofi. Hingga saat ini, mereka telah menghasilkan dua album rekaman yang cukup laris padahal hanya diedarkan melalui jaringan komunitas antar seniman saja.
SUMBER
Penggagas konser amal ini, Nala Arung, mengatakan tujuan acara ini untuk mendorong kepedulian yang lebih besar kepada kalangan generasi muda Kaltim terhadap musibah yang menimpa korban tragedi jembatan Kartanegara.
“Seluruh hasil penjualan undangan acara ini Insya Allah akan disumbangkan sepenuhnya kepada keluarga korban melalui lembaga resmi pemerintah yang mengurusi masalah bantuan terkait musibah ini,” jelas Nala kepada Koran Kaltim.
Acara ini juga jelasnya akan dimeriahkan oleh penampilan beberapa seniman kreatif lintas genre, seperti Kapital, The Panas Dalam, Keroncong Lanjong, Unind Accoustic feat Anak Bumi.
Dikatakannya, sejumlah elemen masyarakat dan kepemudaan juga ikut mendukung acara ini di antaranya yang telah menyatakan keterlibatannya antara lain adalah KNPI Kukar, Pemuda Panca Marga (PPM) Kukar, Yayasan Seni Lanjong, Dewan Kesenian Kukar, Distorsi Rockaholicompany, Kelompok Sandiwara H (KSH). Bahkan dua kelompok supporter besar di Kaltim yaitu Mitman (suporter Mitra Kukar) dan Arema Kota Raja (suporter Arema Malang) juga mendukung penuh kegiatan ini.
“Acara ini terbuka bagi siapa saja. Penyelenggara mengharapkan kehadiran semua kalangan di Kaltim dapat menghadiri acara ini.
Sekaligus pula menunjukkan kepedulian terhadap sesama dengan cara memberikan sumbangan secara sukarela di acara ini nanti,” katanya.
Pidi Baiq dikenal sebagai seorang seniman, motivator kreatif serta penulis buku best seller serial Drunken Monster dan Kitab Al-Asbun (Manfaatul Ngawur) yang banyak diidolakan oleh kalangan remaja dan mahasiswa di Indonesia.
Ia juga adalah pendiri sekaligus menjabat sebagai Imam Besar Negara Kesatuan Republik The Panasdalam Serikat, sebuah komunitas kreatif yang berorientasi kepada penguatan jatidiri dan mental spiritual anak-anak muda Indonesia dengan cara-cara yang unik. Jaringan komunitas ini telah menyebar hampir ke seluruh pulau-pulau utama di Indonesia.
Sedangkan The Panasdalam Bank sendiri adalah merupakan sebuah kelompok musik unik yang didirikan pertama kali di Kampus ITB Bandung tahun 1995. Kelompok musik ini terkenal dengan lagu-lagunya yang kocak namun penuh filosofi. Hingga saat ini, mereka telah menghasilkan dua album rekaman yang cukup laris padahal hanya diedarkan melalui jaringan komunitas antar seniman saja.
SUMBER



0 komentar:
Posting Komentar