Jakarta -
Kejahatan di atas angkutan umum di wilayah Jakarta makin
marak. Kepolisian meminta agar para penumpang, khususnya wanita, tetap
wapada saat menaiki angkutan umum. Petugas meminta para penumpang
menghubungi kepolisian jika terjadi kejahatan.
Ada nomor-nomor penting yang bisa Anda hubungi bila terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Berikut nomor-nomor penting kantor kepolisian di Jakarta dan sekitarnya.
1. Polres Jakarta Pusat : 021-3909922
2. Polres Jakarta Selatan: 021-7206011
3. Polres Jakarta Barat: 021-5482371
4. Polres Jakarta Timur: 021-8191478
5. Polres Jakarta Utara: 021-43931017
6. Polres Tangerang Kota: 021-5523160
7. Polres Tangerang: 021-5995550
8. Polres Bekasi Kota: 021-8841110
9. Polres Bekasi: 021-84113533
10. Polres Depok: 021-7520014
11. Polres Pelabuhan Tanjung Priok: 021-43932424
12. Polres Bandara: 021-5507393
Kepala Subdit Keamanan dan Keselamatan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Yakub Dedy Karyawan, menyatakan jika melihat atau mengalami sesuatu yang tidak diingikan penumpang bisa langsung melaporkannya.
"Silakan menghubungi nomor-nomor tersebut," kata Yakub, Minggu (18/12/2011) kepada wartawan.
Yakub meminta penumpang tidak memperlihatkan barang berharga saat naik angkot. Pemakaian perhiasan yang berlebihan dapat mengundang pelaku kejahatan.
"Pakailah pakaian yang sopan dan tertutup," ujarnya.
Masyarakat juga diimbau untuk lebih seletif dalam memilih angkot. Hindari menggunakan angkot yang berkaca film gelap. "Pilih angkot yang berkaca film bening agar bisa kelihatan dari luar," katanya.
Sebelum naik angkot, cek lebih dulu pelat nomor kendaraannya. Kemudian cek seragam dan identitas sopir yang membawa angkot tersebut pada kartu tanda pengemudi.
"Cocokkan wajah sopir pada kartu tanda pengemudi dengan sopirnya," ujar Yakub.
Bila naik angkot pada malam hari, pilih angkot dengan lampu penerangan pada kabin penumpang. Hindari naik angkot yang tidak dilengkapi penerangan pada kabin penumpang.
"Bila perlu, hubungi atau SMS keluarga atau orang dekat, angkot yang Anda tumpangi," imbuhnya.
Pastikan bahwa angkot yang ditumpangi merupakan trayek yang sesuai atau searah dengan tujuan Anda. Bila angkot tersebut memutar dan keluar dari trayek, sebaiknya minta sopir berhenti dan turun segera dari angkot.
"Hindari tertidur saat berada di dalam angkot," sambung Yakub.
Lalu hindari menerima makanan atau minuman dari orang yang tidak dikenal. Bila ada tanda-tanda penumpang lain yang mencurigakan, lebih baik turun dan naik angkutan lain.
"Lebih baik didampingi teman atau keluarga saat naik angkot tersebut," imbuhnya.
SUMBER
Ada nomor-nomor penting yang bisa Anda hubungi bila terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Berikut nomor-nomor penting kantor kepolisian di Jakarta dan sekitarnya.
1. Polres Jakarta Pusat : 021-3909922
2. Polres Jakarta Selatan: 021-7206011
3. Polres Jakarta Barat: 021-5482371
4. Polres Jakarta Timur: 021-8191478
5. Polres Jakarta Utara: 021-43931017
6. Polres Tangerang Kota: 021-5523160
7. Polres Tangerang: 021-5995550
8. Polres Bekasi Kota: 021-8841110
9. Polres Bekasi: 021-84113533
10. Polres Depok: 021-7520014
11. Polres Pelabuhan Tanjung Priok: 021-43932424
12. Polres Bandara: 021-5507393
Kepala Subdit Keamanan dan Keselamatan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Yakub Dedy Karyawan, menyatakan jika melihat atau mengalami sesuatu yang tidak diingikan penumpang bisa langsung melaporkannya.
"Silakan menghubungi nomor-nomor tersebut," kata Yakub, Minggu (18/12/2011) kepada wartawan.
Yakub meminta penumpang tidak memperlihatkan barang berharga saat naik angkot. Pemakaian perhiasan yang berlebihan dapat mengundang pelaku kejahatan.
"Pakailah pakaian yang sopan dan tertutup," ujarnya.
Masyarakat juga diimbau untuk lebih seletif dalam memilih angkot. Hindari menggunakan angkot yang berkaca film gelap. "Pilih angkot yang berkaca film bening agar bisa kelihatan dari luar," katanya.
Sebelum naik angkot, cek lebih dulu pelat nomor kendaraannya. Kemudian cek seragam dan identitas sopir yang membawa angkot tersebut pada kartu tanda pengemudi.
"Cocokkan wajah sopir pada kartu tanda pengemudi dengan sopirnya," ujar Yakub.
Bila naik angkot pada malam hari, pilih angkot dengan lampu penerangan pada kabin penumpang. Hindari naik angkot yang tidak dilengkapi penerangan pada kabin penumpang.
"Bila perlu, hubungi atau SMS keluarga atau orang dekat, angkot yang Anda tumpangi," imbuhnya.
Pastikan bahwa angkot yang ditumpangi merupakan trayek yang sesuai atau searah dengan tujuan Anda. Bila angkot tersebut memutar dan keluar dari trayek, sebaiknya minta sopir berhenti dan turun segera dari angkot.
"Hindari tertidur saat berada di dalam angkot," sambung Yakub.
Lalu hindari menerima makanan atau minuman dari orang yang tidak dikenal. Bila ada tanda-tanda penumpang lain yang mencurigakan, lebih baik turun dan naik angkutan lain.
"Lebih baik didampingi teman atau keluarga saat naik angkot tersebut," imbuhnya.
SUMBER



0 komentar:
Posting Komentar