Lambang

Saling berbagi dan bertukar Informasi Pengetahuan yang unik - unik

Follow Me and Like My Facebook,Please!!! =)THANKYOU(=

Follow Me and Like My Facebook,Please!!! =)THANKYOU(=

Senin, 28 November 2011

Tenggarong - Semua Biaya Ditanggung Pemerintah

Sampai kemarin sore Polres Kukar mencatat 33 orang hilang, 40 orang terluka dan 4 orang meninggal dunia dalam musibah runtuhnya Jembatan Mahakam II di Tenggarong, Kukar pada Sabtu (26/11) lalu (lihat grafis). Dari korban luka, sepuluh dirawat inap, dan sisanya rawat jalan. Sedangkan korban tewas tidak bertambah dari laporan hari sebelumnya, yakni Agus Setiawan (24), Muhammad Fairuz (19), Fadlan, dan Alisia (1,6).
Menteri Kesehatan (Menkes) Endang Rahayu Sedyaningsih yang kemarin ada di Tenggarong, menyatakan biaya pengobatan korban ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah. ”Kita fokus pada korban yang masih hidup. Semua biaya ditanggung pemerintah,” tukas Endang ketika mengunjungi RSUD Parikesit Tenggarong kemarin.
Menko Kesra Agung Laksono juga memastikan para korban ditangani dengan baik sesuai intruksi Presiden. Upaya selanjutnya adalah mencari korban yang masih hilang. Agung mengatakan, penanganan korban melibatkan berbagai instansi seperti Kementerian PU, Polri, Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan. Kedatangan para menteri untuk memastikan seluruh korban mendapat penanganan lebih. “Tinggal bagaimana melakukan pencarian korban yang hilang ini. Jumlah sementara ada 33 orang hilang,” ujar Agung.
Wakil Ketua DPR Pramono Anung juga meminta Pemkab Kukar memberikan santunan kepada para korban. Menurut Pramono kejadian ambruknya jembatan ini menjadi tanggungjawab pemerintah. Sehingga sudah sepantasnya korban diberi santunan. “Karena jembatan itu fasilitas umum. Jadi pemda harus bertanggung jawab,” terangnya.
Humas RSUD Parikesit, dr Reni Tri Wahyuni, mengatakan sebagian besar korban luka akibat runtuhnya jembatan adalah patah tulang. Salah satu korban adalah Muhammad Ramdan yang masih berusia 4,5 tahun.
“Kemarin ada satu balita yang meninggal. Ada satu lagi, Muhammad Ramdan yang mengalami patah tulang di bahunya,” kata Reni.
Menurut Reni, perawatan balita tersebut masih terus dilakukan. Dia menjadi salah seorang pasien rawat inap bersama 8 korban lainnya. “Sampai hari ini ada 9 yang dirawat inap. Satu lagi ada yang dirujuk ke rumah sakit daerah atas permintaan korban,” tambahnya.
Sampai kemarin warga masih memadati lokasi runtuhnya jembatan. Mereka adalah keluarga para korban yang hilang. Herman, seorang petugas PMI yang siaga di lokasi mengatakan pihak PMI juga memasang papan pencatatan korban hilang yang ditempelkan bersama foto korban.
“Mereka tidak diketahui dimana dan belum pulang. Diduga mereka turut jatuh ke sungai ketika jembatan ambruk,” tukas Herman.

SUMBER

0 komentar:

Posting Komentar

Thumbnail Related Post blogger tutorials
Thumbnail Related Post blogger tutorials
Tiap Hari ISI Pulsa ke Orang lain??? Jalan Kaki Ke Depan Buat Beli Pulsa?? Butuh Pulsa Tengah Malam Tidak Ada Yang Jual, Padahal Lagi Butuh??? CAPEK DEH!!! =D, AYO!!! ISI Pulsa Sendiri Yuuk.. Praktis!!! Dimana saja kita butuh Pulsa, Kita Bisa ISI Sendiri.. Klik Gambar Di Bawah INI