Lambang

Saling berbagi dan bertukar Informasi Pengetahuan yang unik - unik

Follow Me and Like My Facebook,Please!!! =)THANKYOU(=

Follow Me and Like My Facebook,Please!!! =)THANKYOU(=

Senin, 28 November 2011

Tenggarong - Diduga Puluhan Korban Terhimpit

BPPT Gunakan Teknologi Foto Bawah Air Untuk Cari KorbanTENGGARONG-Banyaknya korban hilang dalam musibah runtuhnya Jembatan Mahakam II pada Sabtu lalu, memunculkan dugaan bahwa ada puluhan korban yang terhimpit badan jalan dan reruntuhan yang ambruk ke Sungai Mahakam sedalam 50 meter.  Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar menyatakan, dari keterangan para saksi, mereka yang terhimpit bisa sampai 40-an. Hal ini berhubungan dengan kesaksian bahwa ketika itu ada dua bus yang tengah melintas.
“Beberapa warga yang jadi saksi melihat ada dua bus yang jatuh ke sungai, isinya kira-kira 40 orang. Tapi masih kita selidiki dulu,” ujar Boy kemarin.
Sementara Kepala Kantor SAR Kaltim, Harmoniadi, mengatakan pencarian korban yang berada di dasar sungai termasuk sulit. Korban bertumpuk-tumpuk, tertindih puing dan kendaraan. Tapi petugas terus berupaya melakukan penyelaman.
“Kami melakukan penyelamatan terhadap korban terlebih dahulu. Tim pencari masuk ke dalam air dan melakukan penelusuran di antara reruntuhan. Bila menemukan korban, tim naik dengan membawa korban,” kata Harmoniadi.
Meski begitu, Harmoniadi mengaku bahwa bukan pekerjaan mudah untuk membawa korban dari bawah reruntuhan. Posisi mobil bertumpuk, sehingga menyulitkan evakuasi, sehingga petugas memerlukan alat bantu. “Alat bantunya itu yang saat ini sedang ditunggu oleh petugas,” ujarnya.
Sementara itu, subuh tadi, menurut dia, ada tambahan lagi korban selamat yang berhasil dinaikkan dari reruntuhan. Total hingga siang kemarin, korban yang berhasil dinaikkan oleh Tim SAR berjumlah 43 orang.
Rinciannya adalah, empat orang korban tewas dan 39 korban selamat. Tim SAR juga menemukan korban selamat terakhir pada pagi hari ketika memulai melakukan pencarian.
Saat ini, Harmoniadi menuturkan, pencarian dihentikan untuk sementara. Sebab, petugas masih menunggu dukungan perlengkapan. Rencananya, petugas akan meruntuhkan terlebih dahulu sisa badan jembatan dan tiang penyangga yang berada di sisi Tenggarong. Sebab, beberapa kali tiang itu mengeluarkan bunyi berderak yang keras.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan proses pencarian korban terkendala oleh keruhnya air, derasnya arus dan kedalaman 50 meter. Kondisi ini menyebabkan tim SAR gabungan yang menyelam sungai mengalami kesulitan melihat dasar sungai.
“BNPB telah meminta BPPT untuk mengirimkan tim melakukan scanning bawah permukaan,” kata Sutopo.
Sutopo menjelaskan, teknologi survei bawah air ini menggunakan multibeam echosounder dan side scan sonar. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui berbagai posisi konstruksi jembatan maupun korban sehingga dapat mempermudah proses evakuasi.
Selain itu, lanjut Sutopo, BPPT juga melakukan audit teknologi jembatan. Tim akan mendata dan mengambil sampling bagian konstruksi terkait runtuhnya jembatan untuk keperluan audit teknologi, terutama bagian wirerope vertikal dan part connection penggantung jembatan.
“Tim juga mendata kondisi tiang jembatan di bagian bawah permukaan air yang tercatat pernah ditabrak towing barge,” bebernya.

SUMBER

0 komentar:

Posting Komentar

Thumbnail Related Post blogger tutorials
Thumbnail Related Post blogger tutorials
Tiap Hari ISI Pulsa ke Orang lain??? Jalan Kaki Ke Depan Buat Beli Pulsa?? Butuh Pulsa Tengah Malam Tidak Ada Yang Jual, Padahal Lagi Butuh??? CAPEK DEH!!! =D, AYO!!! ISI Pulsa Sendiri Yuuk.. Praktis!!! Dimana saja kita butuh Pulsa, Kita Bisa ISI Sendiri.. Klik Gambar Di Bawah INI