Lambang

Saling berbagi dan bertukar Informasi Pengetahuan yang unik - unik

Follow Me and Like My Facebook,Please!!! =)THANKYOU(=

Follow Me and Like My Facebook,Please!!! =)THANKYOU(=

Rabu, 30 November 2011

Tenggarong - Akan Dibangun Museum Jembatan

TAK BISA DIPAKAI LAGI: Jembatan Mahakam II yang telah runtuh tak bisa lagi dibangun jembatan baru di dekatnya. Pemkab akan membangun museum di sana untuk mengenang tragedi runtuhnya jembatan.
 Diusulkan Dibangun Monumen untuk Mengenang Para Korban

TENGGARONG-Lokasi Jembatan Mahakam II di Tenggarong kelak akan dijadikan museum oleh Pemkab Kukar untuk mengenang tragedi yang terjadi pada Sabtu pekan lalu tersebut. Bupati Rita Kukar Widyasari sudah menyampaikannya kepada Presiden SBY dan telah disetujui.
“Karena tidak memungkinkan lagi membangun jembatan baru di lokasi yang sama, maka kita akan bangun museum untuk mengenang tragedi ini. Usul tersebut sudah disampaikan kepada Presiden dan didukung,” ujar Rita kemarin.
Anggota DPRD Kaltim dari daerah pemilihan (dapil) Kukar, Sarkowi V Zahry juga turut mengusulkan dibangun monumen atau prasasti ‘Monumen Tragedi 26 November’. Pada monumen itu akan ditatah nama-nama korban yang meninggal pada peristiwa tersebut. Tujuannya, selain mengenang peristiwa dan nama-nama korban, juga agar mengingatkan seluruh stake holder agar peristiwa serupa tidak terjadi.
“Untuk menyadarkan dan mengingatkan bahwa kelalaian pekerjaan sangat membahayakan merenggut orang-orang yang tak berdosa,” ungkap Sarkowi.
DPRD Kukar turut merekomendasikan kepada Pemkab agar mengalokasikan sebesar dana Rp100 miliar untuk dana tanggap darurat. Dana sebesar itu, dapat digunakan untuk evakuasi korban bencana ambruknya jembatan Kukar, pembangunan pelabuhan feri dan percepatan pembangunan jembatan Kukar.
“DPRD telah bersepakat untuk memberikan kelonggaran kepada Pemkab untuk mengalokasikan dana Rp100 miliar untuk dana tanggap darurat,” kata Ketua DPRD Kukar, Awang Yacoub Luthman, kemarin.
Menurutnya rekomendasi yang dikeluarkan DPRD ini, sebagai respon atas tragedi ambruknya jembatan Kukar pada akhir pekan lalu. “Untuk teknis penempatan pos-pos dana tersebut, silahkan  Pemkab untuk mengaturnya,” kata Awang.
Awang mengakui dana tanggap darurat yang direkomendasikan ini sangat besar dibanding dana tanggap darurat yang rutin dianggarkan setiap tahun yakni hanya Rp10 miliar. “Ini kejadian luar biasa,” katanya.
Ia berharap melalui anggaran sebesar Rp100 miliar tersebut, Pemkab dapat secepatnya melakukan recovery terhadap dampak dari ambruknya jembatan Kukar. Dikatakannya ada tiga recovery yang mendesak untuk perlu segera dilakukan yakni evakuasi korban, pembangunan pelabuhan feri dan percepatan pembangunan jembatan Kukar yang baru.
Awang yang juga sekretaris DPD Golkar Kukar inimengimbau kepada perusahaan yang beroperasi di Kukar memberikan bantuan terhadap masyarakat Kukar yang tertimpa musibah. “Semua perusahaan hraus ikut membantu. Saya akan koordinasikan persoalan ini dengan Bupati,” katanya.
Terkait persoalan ambruknya jembatan Kukar,sampai saat ini  DPRD belum memiliki rencana untuk memanggil pihak-pihak yang dianggap paling bertanggungjawab. “Polisi sudah mengambil sikap, kita menghormati investigasiyang dilakukan pihak kepolisian. Kalau nantinya DPRD juga melakukan pemanggilan dan mengeluarkan pernyataan politik, dikhawatirkan akan menimbulkan persoalan baru,” katanya.

SUMBER

0 komentar:

Posting Komentar

Thumbnail Related Post blogger tutorials
Thumbnail Related Post blogger tutorials
Tiap Hari ISI Pulsa ke Orang lain??? Jalan Kaki Ke Depan Buat Beli Pulsa?? Butuh Pulsa Tengah Malam Tidak Ada Yang Jual, Padahal Lagi Butuh??? CAPEK DEH!!! =D, AYO!!! ISI Pulsa Sendiri Yuuk.. Praktis!!! Dimana saja kita butuh Pulsa, Kita Bisa ISI Sendiri.. Klik Gambar Di Bawah INI