15 Wisma, 2 Rumah Tinggal dan 2 Warung Ludes
Kebakaran di Lokalisasi Sukadamai di Kampung Loa Hui RT 23 Kelurahan Harapan Baru Samarinda Seberang sekitar pukul 15.30 Wita kemarin mengakibatkan 15 wisma, dua rumah tinggal, dua warung, stand ojek dan pos satpam ludes dilalap api. Api baru padam sekitar pukul 17.00 Wita kemarin.
Sejumlah saksi di tempat kejadian mengatakan asap tiba-tiba saja mengepul dari Wisma Pelangi. Karena padatnya rumah dan wisma di kompleks lokalisasi tersebut dengan cepat api melalap rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu itu. Tak berapa lama sejumlah unit pemadam kebakaran tiba di lokasi. Namun api baru bisa dijinakkan sekitar pukul 17.00 Wita. Belum diketahui berapa jumlah pasti para mucikari dan pekerja seks komersial (PSK) yang kehilangan tempat tinggal.
Kapolsekta Samarinda Seberang AKP Ade Permana SIK mengatakan kebakaran menghanguskan puluhan wisma PSK itu diduga akibat korsleting listrik. Hal ini berdasarkan identifikasi awal dan saksi-saksi di tempat kejadian. “Namun kami masih akan menyelidikinya lebih lanjut. Para korban yang kehilangan tempat tinggalnya masih dilakukan pendataan oleh aparat RT setempat,” kata Ade Permana.
Dikatakan pula berdasarkan keterangan para saksi pertama kejadian melihat asap mengepul tebal dari Wiswa Pelangi milik Andi Marsudi. Karena melihat asap tebal dan api mulai melalap wisma tersebut penghuni kompleks lokalisasi itu berhamburan keluar. Mereka langsung mencoba memadamkan dengan air dan peralatan seadanya. “Taksiran kerugian akibat kebakaran ini juga masih dihitung. Kami belum bisa perkirakan,” ucap ade
SUMBER
Kebakaran di Lokalisasi Sukadamai di Kampung Loa Hui RT 23 Kelurahan Harapan Baru Samarinda Seberang sekitar pukul 15.30 Wita kemarin mengakibatkan 15 wisma, dua rumah tinggal, dua warung, stand ojek dan pos satpam ludes dilalap api. Api baru padam sekitar pukul 17.00 Wita kemarin.
Sejumlah saksi di tempat kejadian mengatakan asap tiba-tiba saja mengepul dari Wisma Pelangi. Karena padatnya rumah dan wisma di kompleks lokalisasi tersebut dengan cepat api melalap rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu itu. Tak berapa lama sejumlah unit pemadam kebakaran tiba di lokasi. Namun api baru bisa dijinakkan sekitar pukul 17.00 Wita. Belum diketahui berapa jumlah pasti para mucikari dan pekerja seks komersial (PSK) yang kehilangan tempat tinggal.
Kapolsekta Samarinda Seberang AKP Ade Permana SIK mengatakan kebakaran menghanguskan puluhan wisma PSK itu diduga akibat korsleting listrik. Hal ini berdasarkan identifikasi awal dan saksi-saksi di tempat kejadian. “Namun kami masih akan menyelidikinya lebih lanjut. Para korban yang kehilangan tempat tinggalnya masih dilakukan pendataan oleh aparat RT setempat,” kata Ade Permana.
Dikatakan pula berdasarkan keterangan para saksi pertama kejadian melihat asap mengepul tebal dari Wiswa Pelangi milik Andi Marsudi. Karena melihat asap tebal dan api mulai melalap wisma tersebut penghuni kompleks lokalisasi itu berhamburan keluar. Mereka langsung mencoba memadamkan dengan air dan peralatan seadanya. “Taksiran kerugian akibat kebakaran ini juga masih dihitung. Kami belum bisa perkirakan,” ucap ade
SUMBER



0 komentar:
Posting Komentar