"Iya. Kita kan bekerjasama dengan Kementerian PU yang sudah ada di sana ya pada malam itu. Kita bekerjasama," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Selasa (29/11/2011).
Ditambahkannya, pakar dan ahli konstruksi juga akan diundang untuk mencari penyebab runtuhnya dan dugaan korupsi pada jembatan tersebut.
"Tentunya kita juga punya pakar ahli kontruksi yang kita undang sendiri ya. Biar lebih bisa independen menilai permasalahan yang ada," jelasnya.
Untuk saat ini, sudah ada 15 saksi yang diperiksa. "Saya belum bisa jelaskan mereka, tetapi mereka yang masuk yang terkait di dalam proses pemeliharaan," katanya.
Untuk sementara, evakuasi korban runtuhnya Jembatan Kukar, Kalimantan Timur juga terus dilakukan. "Iya, evakuasi masih berjalan sampai hari ini saya dengar sudah 18 orang yang meninggal dunia. Dan dirumah sakit ada 30 orang dan sejumlah orang masih dinyatakan hilang," kata Boy.
SUMBER



0 komentar:
Posting Komentar