Lambang

Saling berbagi dan bertukar Informasi Pengetahuan yang unik - unik

Follow Me and Like My Facebook,Please!!! =)THANKYOU(=

Follow Me and Like My Facebook,Please!!! =)THANKYOU(=

Selasa, 29 November 2011

Empat Tahun, 13 Jembatan di Indonesia Ambruk

Jembatan Kukar yang ambruk (Foto: Repro RCTI)
Ambruknya jembatan Mahakam II atau Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar) pada Sabtu 26 November lalu, ternyata bukan kejadian pertama di tahun ini.

Hingga November ini, setidaknya ada enam jembatan yang ambruk. Bahkan dalam empat tahun terakhir, jumlah jembatan ambruk mencapai 13 kasus.

Berikut sejumlah jembatan ambruk yang diperoleh sepanjang empat tahun terakhir, Selasa (29/11/2011):

1. Pada 4 November 2011, sebuah jembatan yang menghubungkan Bandarjaya-Sungaiputih, Banyuasin, Sumatera Selatan, ambruk gara-gara dilintasi truk tronton bermuatan eskavator. Jembatan itu dibangun dengan APBD induk Kabupaten Musi Banyuasin pada 2010 menelan dana Rp900 juta.

2. Tanggal 16 September 2011, pembangunan jembatan Ulak Kembang di Batanghari Leko senilai Rp21,4 miliar, ambruk. Proyek dilaksanakan oleh PT WIKA merenggut dua nyawa dan empat lainnya luka.

3. Tanggal 27 Juni 2011, Jembatan Soekarno sepanjang 250 meter yang sudah tak terpakai, tapi masih membentang di Sungai Serayu di Kecamatan Rawalo, Banyumas, Jawa Tengah, ambruk. Penyebabnya karena fisik dan pondasi jempatan sudah rapuh.

4. Tanggal 22 Mei 2011, sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Tanjung Baru Kecamatan Indralaya Utara dan Desa Burai Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, sepanjang 125 meter dengan lebar 4 meter, di atas Sungai Kelakar, ambruk sekira pukul 17.30 WIB.

Jembatan ambruk diduga akibat kurang perawatan, sehingga tumbuhan air seperti bakung dan eceng gondok memenuhi area jembatan.

5. Maret 2011, Jembata Baliase yang berjarak sekira 5 kilometer dari Masamba, Ibu Kota Kabupaten Luwu Utara, atau berjarak sekira 510 kilometer sebelah tenggara Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ambruk.

Jembatan ini sangat penting karena berada di jalur utama Trans Sulawesi, menghubungkan Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara.

6. Tanggal 14 Februari 2011, Jembatan di KM 142 Kota Padang, Sumatera Barat ambruk. Jembatan yang memiliki panjang 8 meter dan lebar 2,5 meter ini sering dilalui ratusan kendaraan berat mengangkut hasil alam setiap harinya.

7. Tanggal 1 Desember 2010, Banjir lahar dingin menyebabkan tiga jembatan rubuh, yaitu jembatan penghubung Bojong Kojor-Kecamatan Mungkid dengan Bludru-Kecamatan Muntilan, jembatan penghubung Gunung Lemah-Kecamatan Sawangan dan Daleman-Kecamatan Muntilan. Serta jembatan penghubung Suradadi-Kecamatan Sawangan dengan Gondosuli-Kecamatan Muntilan.

8. Oktober 2010, Jembatan penghubung Desa Teupin Me dengan Desa Blang, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, Aceh, ambruk, sehingga mengakibatkan enam desa setempat terisolir.

Jembatan itu merupakan jalur lintas yang digunakan masyarakat di beberapa desa di antaranya Desa Teupi Me, Sebar jaman Tunong, Punti, Leuhong, Blang Aceh, Cot Dah, dan sejumlah desa lainnya.

9. Tanggal 21 Maret 2010, jembatan sepanjang 80 meter yang terletak di RW 25, Kampung Cipameng, Desa Rajamandala, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, ambrol setelah diterjang arus deras Sungai Citarum.

Jembatan itu menghubungkan warga Cipameng dengan warga Kampung Bantar Caringin, Desa Cihea, Kecamatan Haur Wangi, Kabupaten Cianjur, yang terpisahkan Sungai Citarum.

10. Pada 3 Februari 2010, jembatan Cirompang di kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut, Jawa Barat, runtuh dan melumpuhkan transportasi angkutan hasil pertanian masyarakat setempa. Diperparah amblasnya ruas jalan desa. Jembatan sepanjang 33 meter, di mana 22 meter di antaranya runtuh akibat tergerus banjir dan longsoran tanah.

11. Tanggal 3 April 2009, Jembatan Sungai Kapuas, di Desa Lungkuh Layang, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, ambruk disebabkan oleh kesalahan konstruksi baja.

Jembatan Sungai Kapuas mulai dibangun pada 2007 dengan kontrak sistem tahun jamak senilai Rp 58,5 miliar, terdiri dari APBD 2007 sebesar Rp28 miliar, APBD 2008 senilai Rp 21 miliar, dan APBN 2009 senilai Rp 9,5 miliar.

Kontraktor pelaksana untuk APBD 2007-2008 adalah PT Agrabudi Karya Marga, sedangkan APBN 2009 dilaksanakan PT Wiradarma Mulia Jasa dengan tanggal penyelesaian sesuai kontrak pada 15 Agustus 2009.

12. Tanggal 17 Agustus 2008, Jembatan gantung Calau, yang membentang di atas Sungai Sukam, Sijunjung, Sumbar, ambruk disebabkan kelebihan muatan. Selain itu disebabkan faktor usia konstruksi yang sudah tua. Akibatnya tiga orang tewas dan puluhan lainnya luka.

13. Tanggal 28 Desember 2007, Jembatan Jati yang menghubungkan Magetan dengan Madiun, Jawa Timur, ambruk. Sekira 20 warga Madiun dan Magetan dinyatakan hilang karena hanyut terbawa air sungai. Ambrolnya jembatan tersebut diduga karena terkikis derasnya banjir dan pondasi jembatan rapuh.

SUMBER

0 komentar:

Posting Komentar

Thumbnail Related Post blogger tutorials
Thumbnail Related Post blogger tutorials
Tiap Hari ISI Pulsa ke Orang lain??? Jalan Kaki Ke Depan Buat Beli Pulsa?? Butuh Pulsa Tengah Malam Tidak Ada Yang Jual, Padahal Lagi Butuh??? CAPEK DEH!!! =D, AYO!!! ISI Pulsa Sendiri Yuuk.. Praktis!!! Dimana saja kita butuh Pulsa, Kita Bisa ISI Sendiri.. Klik Gambar Di Bawah INI