Lambang

Saling berbagi dan bertukar Informasi Pengetahuan yang unik - unik

Follow Me and Like My Facebook,Please!!! =)THANKYOU(=

Follow Me and Like My Facebook,Please!!! =)THANKYOU(=
Tampilkan postingan dengan label KECELAKAAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KECELAKAAN. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Januari 2012

Waspada, Ombak Perairan Masalembu Capai 4 Meter

ilustrasi kapal tenggelam (Foto: Ist)
ilustrasi kapal tenggelam (Foto: Ist)
SUMENEP - Administrator Pelabuhan (Adpel) Kalianget, Kabupaten Sumenep, mengeluarkan larangan berlayar untuk kapal yang melintas Perairan Maselembu. Sebab, ombak yang ada di sekitar perairan mencapai setinggi 4 meter lebih.

Tidak hanya ombak yang tinggi, cuaca sekitar juga tidak cukup bersahabat karena sering terjadi hujan lebat, yang disertai dengan angin kencang. Bila dipaksakan berlayar, dipastikan akan membahayakan para penumpang.

“Kami memang menyarankan bagi kapal yang menuju Masalembu untuk menunda keberangkatannya. Soalnya, tinggi gelombang masih 4 meter dan cukup membahayakan pelayaran,” ujar Kepala Adpel Kalianget, Sumenep, JA Turmanto, Jumat (21/1/2011).

Turmanto menjelaskan, kondisi di sekitar perairan Masalembu cukup berbeda dengan yang lain. Di mana, seperti perairan Kangean dan Selat Madura, kondisi ombak cukup stabil, hanya mencapai 1,3 – 2 meter. Tidak hanya itu, di perairan Masalembu sendiri merupakan laut lepas sehingga bila ada badai akan sulit mencari tempat untuk berlindung.

Dengan mempertimbangkan kondisi terkini. Dia mengaku, Administrasi Pelabuhan belum mengeluarkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) untuk Pelabuhan Kalianget menuju Masalembu. Di sisi lain, dia juga mengimbau agar para nelayan untuk waspada dan tidak melaut sementara, menunggu kondisi laut membaik.

“Tapi, kalau ada nakhoda kapal perintis yang biasa melayani lintasan Kalianget-Masalembu berani berlayar. Ya, kami akan pertimbangkan kembali,” urainya.

Turmanto menambahkan, sejauh ini pihaknya hanya mengeluarkan SPB untuk kapal penumpang ke Jangkar dan Kangean. Adapun beberapa kapal yang diizinkan, antara lain Kapal Muat Penumpang (KMP) dan Express Bahari.

“Untuk kapal lintasan Kalianget-Masalembu menunggu kondisi laut membaik,” tegasnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget, Sumenep, Syamsul Arifin. Dia menyatakan, hingga saat ini untuk ketinggian gelombang ombak di sekitar Perairan Masalembu, masih di atas 3 meter.

“Untuk gelombang laut diperairan Masalembu dan Kangean, diprediksi memburuk hingga satu dua hari ke depan,” ucapnya.

SUMBER
READ MORE - Waspada, Ombak Perairan Masalembu Capai 4 Meter

2 Wisatawan Pantai Ujung Genteng Tewas Digulung Ombak

wordpress (ilustrasi)
wordpress (ilustrasi)
SUKABUMI – Perayaan pergantian tahun di Teluk Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, memakan korban jiwa. Dua orang wisatawan tewas digulung ombak. Sementara sembilan wisatawan lainnya berhasil diselamatkan setelah tenggelam terseret ombak dari bibir pantai.

Keterangan yang dihimpun, peristiwa kecelakaan laut yang menewaskan dua orang wisatawan di Pantai Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap atau sekitar 87 kilometer dari Pelabuhanratu ini terjadi selama dua hari berturut-turut. Hingga kini identitas kedua korban belum diketahui karena telah lebih dahulu dibawa pulang masing-masing keluarganya.

Humas Infokom Badan Penyelamatan Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, Erik Setiawan, menerangkan peritistiwa yang menimpa dua orang wisatawan di Pantai Ujung genteng teresebut baru diketahui, Minggu (1/1/2011).

“Petugas penjaga pantai di Ujung Genteng baru melaporkannya tadi siang (Kemarin). Sejauh ini identitas korban belum diketahui,” kata Erik.

Berdasarkan hasil pendataan Balawista, kecelakaan laut bukan hanya terjadi di Pantai Ujung Genteng saja. Gelombang ombak Pantai Pelabuhanratu juga menenggelamkan sembilan orang wisatawan. Mereka terseret di sejumlah lokasi di sepanjang Pantai Pelabuhanratu. Kendati telah menyeret hingga radius belasan meter dari bibir pantai, namun para korban berhasil diselamatkan.

“Sembilan korban selamat ini terseret ombak di sejumlah lokasi berbeda. Namun mereka berhasil diselamatkan. Pada umumnya kondisi para korban telah membaik beberapa saat setelah diselamatkan,” ungkap Erik.

Sementara itu Badan Serach and Rescue Daerah (Basarda) Kabupaten Sukabumi menetapkan status siaga satu monitor. Langkah ini diambil menyusul membludaknya wisatawan yang datang sejak sehari sebelum perayaan tahun baru. Lebih dari 50 orang personil disiagakan di belasan daerah rawan di sepanjang Pantai Pelabuhanratu.

“Siaga satu yang dimaksudkan adalah memperketat penjagaan dan pengawasan terhadap para wisatawan, terutama yang melakukan aktyifitas dan berenang melebihi batas aman bibir pantai, terutama di lokasi yang menjadi daerah rawan kecelakaan laut,” tegas Ketua Basarda Kabupaten Sukabumi Okih Fajri kepada wartawan.

SUMBER
READ MORE - 2 Wisatawan Pantai Ujung Genteng Tewas Digulung Ombak

Jumat, 30 Desember 2011

Sedan Timor vs Truk di Tol Jagorawi, 3 Orang Tewas



Ilustrasi
Ilustrasi
JAKARTA - Kecelakaan lalu lintas antara sedan Timor dan truk yang terjadi di ruas Tol Jagorawi pagi tadi memakan korban jiwa.

Kecelakaan ini melibatkan sedan Timor dengan nomor B 2922 OI dan sebuah truk bernopol B 9093 BYT. Kecelakaan tersebut terjadi di KM 30.700 Jakarta mengarah ke Bogor.

"Informasi tiga orang meninggal bapak, ibu dan anak. Ketiganya berada di dalam mobil Timor," kata petugas piket Jasa Marga Ani, kepada okezone, Sabtu (30/12/2011).

Ia menambahkan bahwa ada tiga orang lainnya menderita luka dan tengah menjalani perawatan intensif di RS PMI Bogor.

"Untuk tiga luka yaitu, Dela (13) Ariska (16), Anis (28)," tutupnya

SUMBER
READ MORE - Sedan Timor vs Truk di Tol Jagorawi, 3 Orang Tewas
Thumbnail Related Post blogger tutorials
Thumbnail Related Post blogger tutorials
Tiap Hari ISI Pulsa ke Orang lain??? Jalan Kaki Ke Depan Buat Beli Pulsa?? Butuh Pulsa Tengah Malam Tidak Ada Yang Jual, Padahal Lagi Butuh??? CAPEK DEH!!! =D, AYO!!! ISI Pulsa Sendiri Yuuk.. Praktis!!! Dimana saja kita butuh Pulsa, Kita Bisa ISI Sendiri.. Klik Gambar Di Bawah INI