Lambang

Saling berbagi dan bertukar Informasi Pengetahuan yang unik - unik

Follow Me and Like My Facebook,Please!!! =)THANKYOU(=

Follow Me and Like My Facebook,Please!!! =)THANKYOU(=

Rabu, 21 Desember 2011

Tekuni Bisnis Pakaian Sambil Kuliah

Image: corbis.com
Image: corbis.com
SOSOK luwes nan optimistis, itulah yang terpancar di diri dara cantik kelahiran Palembang 3 Juni 1990 ini.

Selain memiliki prestasi yang mumpuni di bidang akademik, mahasiswi semester VII jurusan Perdata Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya (Unsri) ini, juga dapat menjadi teladan bagi remaja seusianya dalam menekuni bisnis. Meski tergolong muda, Adeline Evelina Basyeban atau yang akrab disapa Dea ini, tidak pernah merasa malu dan rendah diri ketika harus belajar meniti usaha, yang awalnya hanya bermodalkan semangat ini.

Demi untuk membahagiakan orangtua dan ingin memberikan contoh kepada dua adik lelakinya, sejak SMA, Dea tidak malu-malu menjual pakaian dengan transaksi langsung hingga membuka toko online di jejaring sosial. Sampai akhirnya, mahasiswa Unsri melalui jalur PMDK ini dipercaya ayahnya untuk mengembangkan bisnis fashion, tanpa harus membebani kuliahnya.

Bahkan, demi menunjukkan kemandirian dan tanggung jawab sebagai anak pertama, dia tidak malu-malu menjual dan mendesain pakaian yang hendak dijualnya itu. Alasannya sederhana, dirinya tidak mau dianggap manja, meski memiliki kehidupan keluarga yang tergolong menengah ke atas.

“Awalnya memang hanya hobi. Dea enggak malu-malu kok berjualan baju muslim dan baju remaja meski kadang ada yang ngeledek macam-macam,” tutur putri pertama Abunawar Basyeban, Dosen FH Unsri ini.

'Maka cukupkanlah hatimu dengan penuh rasa syukur dan selalu mulai hatimu dengan penuh semangat', merupakan motto hidup yang selalu dipegang Dea. Mantan Putri Favorit SMA 3 Palembang Tahun 2006 yang menokohkan Megawati Soekarno Putri ini pun, senantiasa membiasakan dirinya untuk terus belajar dan berjuang menghadapi tantangan zaman.

Meski awalnya sempat merasa jatuh bangun mengembangkan bisnisnya, Dea akhirnya dipercaya sang ayah untuk menekuni bisnis tersebut. Bahkan, tidak segan-segan sang ayah memberikan kucuran dana Rp5 juta, untuk mengembangkan bisnisnya. Oleh Dea, modal Rp5 juta itu digunakannya untuk mengawali bisnis fashion dengan metode pemesanan barang dan kain di Jakarta serta Bandung.

Meski terkadang tidak untung banyak, Dea tetap yakin bisnisnya akan berkembang. Sampai akhirnya, berkat ketekunannya, dia pun sanggup merangkak mengembangkan bisnis pakaiannya ke mal-mal.

“Dea dulu cuma jual pakaian muslim di gudang rumah, alhamdulillah kemarin sempat di Paragon Mall, dan sekarang di PTC Mall. Mudah-mudahan 2012 kembangkan bisnis di PS Mal dan Undermall,” aku anggota komunitas Hijabers Palembang ini.

Terkadang, saat berlibur ke Jakarta dengan keluarganya, otak bisnis Dea tidak pudar. Dia kerap hunting pakaian dengan mode terkini, juga aksesoris yang disukai remaja sampi ibu-ibu. Bukan itu saja, Dea tak malu-malu memborong bermeter- meter kain yang akan didesain sendiri menjadi dress remaja dan pakaian muslim.

“Dea pernah beli kain hanya Rp10.000 per meter. Namun, motif dan bahannya bagus. Setelah Dea desain menjadi dress dan gaun, dapat dijual Rp250.000 ke atas per stel. Makanya Dea terus optimis jalani bisnis sebagai hobi dan sekuat tenaga dan pikiran agar nanti dapat menjadi dosen seperti papa,” ungkap dara yang menyukai musisi James Blunt ini. (retno palupi/koran si)

SUMBER

0 komentar:

Posting Komentar

Thumbnail Related Post blogger tutorials
Thumbnail Related Post blogger tutorials
Tiap Hari ISI Pulsa ke Orang lain??? Jalan Kaki Ke Depan Buat Beli Pulsa?? Butuh Pulsa Tengah Malam Tidak Ada Yang Jual, Padahal Lagi Butuh??? CAPEK DEH!!! =D, AYO!!! ISI Pulsa Sendiri Yuuk.. Praktis!!! Dimana saja kita butuh Pulsa, Kita Bisa ISI Sendiri.. Klik Gambar Di Bawah INI