HARGA emas batangan
yang dijual Logam Mulia kembali melonjak mengikuti kenaikan harga emas
internasional dan melemahnya nilai tukar rupiah. Saat ini harga emas
batangan pecahan 1 kg di Logam Mulia dibandrol Rp 525 ribu/gram.
Hal ini disampaikan oleh Marketing Manajer Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Bambang Wijanarko, kemarin.
“Harga emas murni batangan Antam naik Rp 5.000/gram menjadi Rp 525.000/gram untuk jenis kilobar, mengikuti kenaikan harga spot emas di pasar internasional yang mencapai US$ 1.722/troy ounce dari sehari sebelumnya di level US$ 1.710/troy ounce. Ditambah dengan terus melemahnya mata uang rupiah terhadap dolar yang saat ini mencapai Rp 9.170/US$,” katanya.
Bambang mengatakan, secara fundamental kenaikan harga emas internasional masih digerakkan oleh isu skema penyelesaian utang di Eropa karena baru saja dilakukan pertemuan para menteri keuangan Eropa untuk membahas dan menyepakati aturan European Financial Stability Facility (EFSF).
“Secara teknikal, harga (emas) akan kesulitan menembus level resistance (batas atas) di US$ 1726/troy ounce, namun kalau itu bisa tembus harga bisa mencapai level berikutnya di US$ 1.743/troy ounce, atau sebaliknya kalau gagal tembus justru kembali ke level support-nya di US$ 1.700/troy ounce,” tutur Bambang.
SUMBER
Hal ini disampaikan oleh Marketing Manajer Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Bambang Wijanarko, kemarin.
“Harga emas murni batangan Antam naik Rp 5.000/gram menjadi Rp 525.000/gram untuk jenis kilobar, mengikuti kenaikan harga spot emas di pasar internasional yang mencapai US$ 1.722/troy ounce dari sehari sebelumnya di level US$ 1.710/troy ounce. Ditambah dengan terus melemahnya mata uang rupiah terhadap dolar yang saat ini mencapai Rp 9.170/US$,” katanya.
Bambang mengatakan, secara fundamental kenaikan harga emas internasional masih digerakkan oleh isu skema penyelesaian utang di Eropa karena baru saja dilakukan pertemuan para menteri keuangan Eropa untuk membahas dan menyepakati aturan European Financial Stability Facility (EFSF).
“Secara teknikal, harga (emas) akan kesulitan menembus level resistance (batas atas) di US$ 1726/troy ounce, namun kalau itu bisa tembus harga bisa mencapai level berikutnya di US$ 1.743/troy ounce, atau sebaliknya kalau gagal tembus justru kembali ke level support-nya di US$ 1.700/troy ounce,” tutur Bambang.
SUMBER



0 komentar:
Posting Komentar