SAMARINDA -
Perbaikan Jalan Hasan Basri menggunakan bahan cor beton sepanjang 270
meter dilaksanakan Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Samarinda
melalui CV Mulya Abadi selaku kontraktor pelaksana terkendala pasokan
semen. Sehingga pelaksanaannya tak bisa cepat dan hanya dikerjakan
sekitar 30 meter dalam setiap harinya. Demikian dikatakan Kepala DBMP
Samarinda Dadang Airlangga didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
Proyek Jalan Hasan Basri DBMP Samarinda Taufan kepada Koran Kaltim sore
kemarin.
"Hampir semua proyek di Samarinda dikerjakan akhir tahun ini terkendala pasokan semen. Termasuk perbaikan Jalan Hasan Basri ini. Sehingga peker-jaannya secara berlahan yakni sehari sepanjang 30 meter," ungkapnya.
Dijelaskan pula perbaikan Jalan Hasan Basri mulai dilaksanakan pada 4 November 2011 lalu dengan alokasi dana dari APBN Perubahan senilai Rp1,5 miliar dengan target penyelesaian pada 28 Desember 2011. "Dari pagu dana Rp1,5 miliar tersebut sekitar 25 meter dialokasikan kegiatan cor beton di Jalan Kemakmuran kondisinya juga mengalami kerusakan," paparnya.
Ia menambahkan selain Jalan Hasan Basri kesulitan mendapat-kan pasokan semen juga dialami pada perbaikan Jalan Gerilya Kecamatan Sungai Pinang meng-gunakan sumber dana dari APBD Samarinda. "Kesulitan semen terjadi ini bukan berarti langka. Tapi akibat banyaknya pe-kerjaan proyek bersa-maan dikerjakan pada Desember 2011," imbuhnya.
SUMBER
"Hampir semua proyek di Samarinda dikerjakan akhir tahun ini terkendala pasokan semen. Termasuk perbaikan Jalan Hasan Basri ini. Sehingga peker-jaannya secara berlahan yakni sehari sepanjang 30 meter," ungkapnya.
Dijelaskan pula perbaikan Jalan Hasan Basri mulai dilaksanakan pada 4 November 2011 lalu dengan alokasi dana dari APBN Perubahan senilai Rp1,5 miliar dengan target penyelesaian pada 28 Desember 2011. "Dari pagu dana Rp1,5 miliar tersebut sekitar 25 meter dialokasikan kegiatan cor beton di Jalan Kemakmuran kondisinya juga mengalami kerusakan," paparnya.
Ia menambahkan selain Jalan Hasan Basri kesulitan mendapat-kan pasokan semen juga dialami pada perbaikan Jalan Gerilya Kecamatan Sungai Pinang meng-gunakan sumber dana dari APBD Samarinda. "Kesulitan semen terjadi ini bukan berarti langka. Tapi akibat banyaknya pe-kerjaan proyek bersa-maan dikerjakan pada Desember 2011," imbuhnya.
SUMBER



0 komentar:
Posting Komentar