ilustrasi Jakarta - Jasad awak pesawat Cessna milik PT Nusa Flying International School yang mengalami insiden di Gunung Ceremai, Partogi Sianipar, akan dimakamkan besok. Partogi yang merupakan instruktur dalam penerbangan itu rencananya akan dimakamkan di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat.
"Pemakaman akan dilakukan besok, tapi jamnya belum tahu, malam baru akan dirapatkan," ujar kakak kandung Partogi, Imelda Sianipar, kepada wartawan di rumah duka di Vila Lampiri Indah, No. 152 RT 02/02, Kelurahan Jati Bening Baru, Pondok Gede, Kota Bekasi.
Jenazah korban tiba di Jakarta pukul 03.30 WIB, Rabu (30/11) pagi. Jenasah baru tiba di rumah duka sekitar pukul 04.30 WIB setelah sebelumnya di lakukan prosesi serah terima jenazah dari Nusa Flying Internasional kepada pihak keluarga di Lanud Halim Perdanakesuma, Jakarta Timur.
Imelda menuturkan, sehari sebelum terbang dirinya sempat berkomunikasi melalui fasilitas Skype untuk menanyakan kabar sang adik.
"Tidak ada firasat apapun waktu itu," ujarnya.
Dimata sang kakak, Almarhum yang merupakan anak bungsu dari 3 bersaudara itu dikenal sebagai sosok adik yang berpikiran dewasa.
"Walau almarhum anak bungsu, dia sangat dewasa, perhatian, dan saya sangat kehilangan dia," ujarnya.
Pantauan di rumah duka, satu persatu tamu berdatangan. Tenda 20x5meter berdiri di depan rumah duka. Karangan bunga dari kerabat dan Nusa Flying International School tampak berderet di depan halaman rumah.
Sementara itu, di dalam kediaman tengah berlangsung prosesi kebaktian dan doa bersama.
SUMBER



0 komentar:
Posting Komentar