Lambang

Saling berbagi dan bertukar Informasi Pengetahuan yang unik - unik

Follow Me and Like My Facebook,Please!!! =)THANKYOU(=

Follow Me and Like My Facebook,Please!!! =)THANKYOU(=

Rabu, 07 Desember 2011

Tenggarong - Penumpang Pelabuhan Sukmawira Turun Hampir Separuh

TENGGARONG- Runtuhnya Jembatan Mahakam II ternyata juga berdampak pada menurunnya jumlah penumpang yang akan hilir mudik dari Samarinda atau Tenggarong ke hulu Sungai Mahakam. Penurunan penumpang tersebut mencapai 40 persen dari hari biasa atau sebelum runtuhnya jembatan pada 26 November lalu.
Menurut Kepala Unit Pengawas Pengendalian Air (Wasdal Air) Dinas Perhubungan Pelabuhan Sukmawira, Nupiar, sekarang ini jumlah penumpang dirasakan menurun drastis. “Penurunan ini bisa sampai 40 persen. Sebelum runtuhnya jembatan bisa sampai 100 atau lebih penumpang dalam satu harinya. Pasca runtuhnya jembatan dalam seharinya hanya sekitar 60 atau lebih saja penumpang,” katanya kemarin (6/12).
Walaupun sudah diperbolehkan lewat di area runtuhnya jembatan mulai Jumat malam lalu (2/12), namun kondisi tersebut juga tidak membawa perubahan yang drastis karena para penumpang juga masih tetap kurang. Bahkan pihak kapal pun harus tanda tangan di atas materai bahwa jika terjadi sesuatu maka tak akan menuntut siapa pun dan akan menanggung akibatnya sendiri.
Untuk penumpang dari Samarinda diharuskan turun di Pelabuhan di Pal 10 Desa Loa Kulu. Kemudian penumpang tersebut akan lewat jalur darat Loa Kulu-Tenggarong menuju Pelabuhan Sukmawira di Desa Kampung Baru, Kecamatan Tenggarong. Begitu pula sebaliknya. Karena pihak pemerintah tak perbolehkan kapal pengangkut penumpang lewat di area runtuhnya jembatan sesuai hasil rapat beberapa hari yang lalu, guna menhindari adanya gelombang.
Kendalanya sekarang bahwa kapal pengangkut penumpang ini hanya lewat pada malam hari saja, yaitu untuk dari Samarinda-hulu dari 18.00 sampai 22.00 sedangkan dari Hulu-Samarinda 22.00 sampai 24.00.
”Semua kapal sekarang hanya bisa lewat malam setelah diperbolehkan Jumat lalu. Yang ke dari hulu Mahakam seperti Muara Pahu atau Damai (Kubar) ke Samarinda ada dua kapal. Begitu pula sebaliknya. Yang mau ke Kubar ada dua kapal juga. Ada juga dari Kecamatan Tabang dan Kembang Janggut ke Samarinda satu kapal. Ini hanya khusus penumpang,” terang Nupiar.
Dengan demikian, kapal pengangkut penumpang yang melintas dalam seharinya ada ada enam kapal. Sedangkan untuk pengangkut sembako baik ke daerah hulu yang masih daerah Kukar atau masuk ke Kubar ada sepuluh. Untuk pengangkut BBM ada enam kapal.
Kondisi ini juga membuat para penumpang banyak atau bisa dibilang semua penumpang mengeluh ke petugas pelabuhan bahwa mereka harus menunggu sampai malam hari untuk naik kapal.
“Kami hanya bisa berharap bahwa kondisi ini cepat selesai ,”


SUMBER

0 komentar:

Posting Komentar

Thumbnail Related Post blogger tutorials
Thumbnail Related Post blogger tutorials
Tiap Hari ISI Pulsa ke Orang lain??? Jalan Kaki Ke Depan Buat Beli Pulsa?? Butuh Pulsa Tengah Malam Tidak Ada Yang Jual, Padahal Lagi Butuh??? CAPEK DEH!!! =D, AYO!!! ISI Pulsa Sendiri Yuuk.. Praktis!!! Dimana saja kita butuh Pulsa, Kita Bisa ISI Sendiri.. Klik Gambar Di Bawah INI