Lambang

Saling berbagi dan bertukar Informasi Pengetahuan yang unik - unik

Follow Me and Like My Facebook,Please!!! =)THANKYOU(=

Follow Me and Like My Facebook,Please!!! =)THANKYOU(=

Minggu, 06 November 2011

Semula Dikira Bungkusan Daging Kurban

Jakarta, Warga Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, dihebohkan dengan penemuan sebuah kantong plastik hitam di Jalan Kompi Udin RT 06 RW 05 Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (18/11) sekitar pukul 10.30.

Semula, Zainal bin Muhtar (32), warga yang menemukan kantong plastik itu, mengira kantong tersebut adalah daging hewan kurban yang tertinggal dari pemiliknya. Ternyata setelah dibuka, kantong plastik itu berisi empat tabung berdiameter 10 sentimeter, yang disambung dengan beberapa kabel.

”Kantong itu saya temukan di atas kandang ayam di belakang rumah. Ketika saya sentuh, ternyata benda itu keras, bukan empuk seperti daging. Waktu dibuka, ternyata isinya seperti bom. Saya kaget dan langsung melapor ke RT setempat, lalu ke polisi,” kata Zainal yang pergi ke kandang ayam karena ingin mengambil air di dekat kandang itu.

Polsek Metro Kelapa Gading dan Polres Metro Jakarta Utara yang menerima laporan Zainal langsung turun ke lokasi penemuan. Mereka memasang garis kuning polisi untuk mencegah warga mendekat.

”Warga dilarang mendekat karena kami belum mengetahui daya ledak benda yang diperkirakan sebagai bom rakitan ini,” kata Ajun Komisaris Mulyana saat menjaga agar warga tidak mendekat.

Benda yang dikira bom itu terdiri dari tabung berwarna merah serta disambung dengan kabel berwarna merah dan hitam yang saling mengait. Namun, ada satu tabung yang tidak terkait dengan yang lainnya. Di tabung itu juga terdapat sumbu.

Tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya yang datang sekitar pukul 14.30 segera mengamankan benda itu.

Potasium

Dari pantauan sementara, Kepala Satuan Brimob Polda Metro Jaya Komisaris Besar Imam Mardjono mengakui benda itu sebagai bom.

”Ya, betul, bom. Tetapi ini bom rakitan. Untuk lebih meyakinkan lagi, bom ini akan kami lakukan pengujian di Polda,” kata Imam.

Menurut dia, dari baunya, mesiu yang dipakai untuk bom tersebut biasanya dipakai untuk membuat mercon atau untuk menangkap ikan.

”Ada banyak kemungkinan. Tetapi biasanya bom ini mempunyai daya ledak yang rendah atau low explosive,” ujar Imam.

Seorang anggota Gegana yang enggan disebutkan namanya menjelaskan bahwa bom rakitan itu dipastikan mengandung bahan potasium. Hal itu tercium dari bau bom rakitan tersebut. ”Dari bau awal memang itu bisa dikatakan potasium. Tapi kami uji lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Utara Ajun Komisaris Besar Irwan Anwar di lokasi kejadian mengatakan telah memeriksa beberapa saksi berkaitan dengan penemuan itu. ”Pemeriksaan awal. Nanti akan lebih didalamkan lagi,” katanya.

Pemeriksaan itu dilakukan untuk mencari siapa pemilik barang tersebut. ”Kami ingin mencari tahu siapa pemiliknya, untuk alasan apa dia merakit bom ini, dari mana bahan-bahannya dia dapatkan,” kata Irwan. (ARN)

SUMBER: Kompas

0 komentar:

Posting Komentar

Thumbnail Related Post blogger tutorials
Thumbnail Related Post blogger tutorials
Tiap Hari ISI Pulsa ke Orang lain??? Jalan Kaki Ke Depan Buat Beli Pulsa?? Butuh Pulsa Tengah Malam Tidak Ada Yang Jual, Padahal Lagi Butuh??? CAPEK DEH!!! =D, AYO!!! ISI Pulsa Sendiri Yuuk.. Praktis!!! Dimana saja kita butuh Pulsa, Kita Bisa ISI Sendiri.. Klik Gambar Di Bawah INI